UN Susulan di Bojonegoro Nihil Peserta

Bojonegoro – Ujian nasional (UN) susulan tingkat SMA/SMK/MA di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, yang dijadwalkan dilaksanakan Senin (25/4), nihil peserta. “UN susulan sudah kita persiapkan, hingga jadwal pelaksanaan tidak ada siswa yang mendaftar,” kata Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan (Diknas) Bojonegoro, Hanafi, Selasa.

Ia mengaku, tidak tahu pasti penyebab ketidakhadiran para siswa tersebut, dalam mengikuti UN susulan. Padahal, jumlah 51 siswa yang tidak mengikuti UN, dengan berbagai macam alasan, masih bisa menyelesaikan sekolahnya dengan mengikuti UN susulan.
Termasuk di antaranya 19 siswa SMK yang tidak ikut UN, karena menikah masih bisa mengikuti UN susulan sepanjang mendapatkan rekomendasi dari lembaga pendidikannya.

“UN susulan tingkat SMP/Mts/SMPLB dijadwalkan, 3 Mei ini,” katanya menambahkan. Berdasarkan data awal, UN diikuti SMP sebanyak 12.472 siswa, dengan jumlah penyelenggara 81 lembaga pendidikan. Sedangkan peserta Mts sebanyak 6.834 siswa dengan jumlah penyelenggara 72 lembaga pendidikan. UN 2011 tingkat SMA/SMK/MA di Bojonegoro diikuti 137 lembaga pendidikan negeri dan swasta, dengan jumlah peserta UN terdaftar sebanyak 12.249 siswa, di antaranya 82 siswa tidak ikut UN dengan berbagai macam alasan.

Menurut Kasi Pembelajaran Bidang Pendidikan SMP, SMA dan SMK, Suwanto, dalam penyelenggaran UN tingkat SMP/Mts/SMPLB, juga SMA/SMA/MA, ada 74 lembaga pendidikan swasta dan negeri yang tidak bisa mengelar UN dan siswanya ikut UN dengan lembaga penyelenggara UN. Penyebabnya, katanya, lembaga tersebut, karena tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan, sehingga siswanya terpaksa bergabung dengan lembaga pendidikan lainnya yang mampu menggelar UN.

Sesuai persyaratan, lembaga pendidikan penyelenggara UN harus sudah pernah meluluskan siswa. Selain itu, siswa peserta UN, minimal 20 siswa/lembaga. Persyaratan lainnya guru yang mengajar di lembaga tersebut mencukupi, juga prasarana dan sarana pendidikan di lembaga itu. Ia menjelaskan, karena bergabung dengan lembaga pendidikan lain, ijasah yang dikeluarkan bukan dari lembaga awal siswa. Namun, dari lembaga pendidikan yang menjadi tempat siswa ikut UN.

“Karena bergabung yang mengeluarkan ijasah, juga surat keterangan hasil ujian (SKHU) yakni dari tempat siswa mengikuti UN,” katanya menjelaskan.

Sumber : http://www.bojonegorokab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1184:un-susulan-di-bojonegoro-nihil-peserta&catid=34:selayang-pandang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: