250 Hektare disiapkan untuk bangun Bandara Bojonegoro

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan alokasi dana Rp300 miliar dan lahan seluas 250 hektare di tiga lokasi untuk realisasi proyek pembangunan lapangan terbang daerah itu. Bupati Bojonegoro, Suyoto mengatakan pihaknya sangat serius untuk segera membangun proyek lapter di wilayahnya.

Dia menjelasksan bahwa proses pembicaraan dengan stakeholder penerbangan udara khususnya Kementrian Perhubungan telah tuntas, kini akan dilakukan studi kelayakannya. Intinya proyek ini segera dibangun, katanya, namun semua menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. “Termasuk langkah memasukkan proyek lapter Bojonegoro dalam grand desain-nya proyek strategis nasional,” kata Suyoto seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, hari ini.
Suyoto menerangkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah perangkat khususnya BUMD yang nantinya menegrjakan proyek lapangan terbang itu.

“Proyek lapangan terbang ini menjadi sangat khusus karena akan dikerjakan oleh BUMD Kab. Bojonegoro. Untuk pendanaan juga dari internal [Pemkab Bojonegoro] dengan telah menyiapkan alokasi Rp300 miliar,” tegasnya.

Khusus untuk lokasi, lanjut dia, pihaknya memberikan tiga alternatif lokasi dan semuanya nantinya akan disurvei oleh Kemenhub untuk dipilih berdasarkan kelayakannya.

“Luas lahan yang disiapkan mencapai 250 hektare dan lokasinya ada tiga yaitu di ada tiga lokasi yang di Kalitidu, Dander dan Temayu. Lokasi pasti ditentukan Kemenhub,” ujarnya.

Secara khusus Suyoto menggambarkan bila lapter itu akan didesain untuk bisa didarati pesawat sekelas Boeing 737-400.

“Runway-nya disiapkan sepanjang 2.000-2.500 meter, meski kedepan bila dilihat prospektif dapat diperpanjang agar bisa didarati pesawat berbadan besar,” tegasnya.

Data yang dihimpun Bisnis, pengembangan Bandara Bojonegoro ini merupakan bagian dari tiga lapter yang didorong untuk dibangun oleh Pemprov Jatim. Dua bandara lainnya yaitu Bawean, Kab. Gresik dan Ponggok, Kab. Jombang.

Ketiganya merupakan bagian dari sembilan bandara yang dipersiapkan guna mewujudkan program citylink atau penerbangan antarkota di Jatim.

Ke-6 bandara lainnya yaitu Bandara Jauanda (Surabaya), Bandara Abdurrahman Saleh (Malang), Bandara Notohadinegoro (Jember), Bandara Blimbingsari (Banyuwangi), Bandara TNI Iswahyudi (Madiun) dan lapter perintis Trunojoyo (Sumenep).

Sumber : http://www.bojonegorokab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1154:250-hektare-disiapkan-untuk-bangun-bandara-bojonegoro&catid=34:selayang-pandang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: