Melihat Pameran UKM dari Delapan Kota di Bojonegoro

Minuman dari Bahan Seledri Diminati Jepang

Berbagai hasil produk unggulan usaha kecil menengah (UKM) dipamerkan di halaman Bakorwil II Bojonegoro kemarin (22/6). Sebagian produk itu laku di manca negara. Salah satunya, minuman seperti teh dari seledri yang laris di Jepang.

Khorij Z A,. Bojonegoro

Stan-stan UKM menggunakan tenda tersusun berjejer di halaman Bakorwil II Bojonegoro. Sejumlah pengunjung mengamati satu per satu produk yang dipamerkan di setiap stan tersebut.
Salah satu stan yang ramai dikunjungi adalah stan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Margomulyo. LMDH dari Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Mojokerto ini memamerkan tanaman ashitaba, yakni sejenis seledri (angelica keiskei koidzumi).

Tumbuhan hijau tersebut mampu dijadikan bahan minuman seperti teh. Produk ”teh” daun tersebut diminati warga Jepang. ”Anehnya konsumen lokal tak berminat,” ujar Wariman, salah satu pengurus LMDH tersebut, saat ditemui di stannya.

Teh daun tersebut dijual dalam kemasan berbungkus plastik bening. Versi Wariman, ”the” tersebut memiliki keunggulan medis, di antaranya cepat mengatasi kolesterol, diabet, dan mereduksi bahan kimia. Juga mencegah penyakit tumor dan kanker. ”Tapi untuk meminumnya tanpa menggunakan gula,” ujar petani yang sejak 2001 menanam tumbuhan ashibata.

Pada 2006, LMDH ini dirangkul PT Ambicu. PT ini yang mendistribusikan produk tanaman dari Mojokerto tersebut ke Jepang. Hingga kini, di Kecamatan Trawas ada sekitar 23 hektare lahan pertanian secara tumpangsari ditanami ashibata. Setiap tahun LMDH tersebut mengekspor sekitar 100 ton ashibata. Kemasan seledri itu dijual di pasaran Rp 15 ribu dengan berat 50 gram.

Sekretaris Bakorwil II Bojonegoro Jonathan Judianto menyatakan bahwa kebanyakan UKM memamerkan hasil sektor pertanian dan perkebunan. ”Pemerintah dalam hal ini hanya mensupport agar mereka bisa tetap eksis,” ujarnya di sela melihat pameran UKM tersebut.

Pameran tersebut diikuti perwakilan delapan kota/kabupaten di wilayah Bakorwil II Bojonegoro. Yakni, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Kota dan Kabupaten Mojokerto, serta Kota dan Kabupaten Kediri. (rij/yan)

Sumber : http://www.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=166040

5 responses to this post.

  1. Posted by agus haritono on Mei 20, 2011 at 12:29 pm

    dengan hormat bersanma ini kami membutuhkan informasi prodak asithaba dimana cara kami membelinya trima kasih atas bantuannya.

    hotmat kami
    agus haritono

    Balas

  2. hubungi saya pak, saya petani ashitaba.
    kami siap pesanan berbentuk besar atupun kecil
    no HP 081999819511

    Balas

  3. saya petani ashitaba .produksi.Teh daun ashitaba.Teh akar ashitaba.Teh batang ashitaba.dan getah cair ashitaba .( iwanarga.setyabudi@yahoo.com)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: