Diknas-Dinkes Lounching Program Sehat

BOJONEGORO – Guna menyongsong masyarakat yang cerdas dan sehat. Kemarin (30/3) Diknas bekerjasama dengan Dinkes membuat terobosan baru untuk mewujudkan

Hal tersebut. Terobosan dari dua dinas pemeritnahan ini difokuskan penanaman hidup sehat di Sekolah Dasar (SD) dan Posyandu. “Terobosan ini dikemas dalam program sehat,” kata Zaenudin saat menjadi Keynote Speaker dalam acara kemarin (30/3).

Zaenuddin menambahkan jika terobosan ini begitu urgen, lantaran sebagai penyadaran perilaku bersih dan sehat kepada masyarakat pada umumnya. karena sejauh ini, hidup sehat mulai ditinggalkan oleh masyarakat, terutama untuk siswa SD.

Sebab itu, pihaknya dengan sengaja menggandeng Dinkes dalam hal ini guna menunjang terobosan ini. Semantara program sehat untuk siswa diterapkan di tingkat SD. Dengan alasan program sehat perlu diajarkan ke anak-anak sejak dini. Sementara program sehat yang ditujukan ke masyarakat sekitar diwakili tim dari Posyandu untuk menunjang progaram tersebut.

Dengan terobosan ini diharapkan agar siswa di tingkat SD mampu berprilaku bersih. Dan perilaku bersih ini ditunjang dari tim relawan yang sudah di tujuk dari berbagai kecamtan. Pihaknya menyontohkan, budaya bersih seperti membiasakan cuci tangan untuk para siswa SD. Sementara, untuk tingkat masyarakat, budaya bersih dibebankan kepada Posyandu masing-masing. “Tanpa sehat, mana mungkin bisa cerdas,” tambahnya.

Peserta acara ini sebanyak 200 orang. Dengan rincian 100 peserta dari tim relawan sekolah SD/MI. Serta 100 peserta dari tim relawan kesehatan masing-masing daerah yang diwakili staf Posyandu. “Peserta mungkin sudah cukup untuk mewakili setiap kecamatan untuk program sehat ini,” tambah pria yang tinggal di Desa Klangon kecamatan kota.

Selain dari Diknas, peserta yang berjumlah 200 orang ini juga mendapat penjelasan dari perwakilan Dinkes. Namun, dari pihak Dinkes yang diwakili Turinah, salah satu stafnya lebih menggambarkan tentang pentingnya hidup sehat. Sebab budaya hidup sehat mampu menepis penyakuit masyarakat. “Hidup sehat bisa terwujud dari penanaman sejak dini,” katanya disaat menyampaikan materi program sehat kemarin. (rij)

Sumber : http://www.jawapos.co.id/ (Radar Bojonegoro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: