Keluar Gudang, Truk Pupuk Dijarah

Ada Pembayaran, tapi Kurang

Radar BOJONEGORO – Kelangkaan pupuk bersubsidi membuat para petani di sejumlah daerah nekat. Di Perempatan Pasar Sumberrejo, sejumlah orang kemarin (27/11) menghadang truk pengangkut pupuk dan menurunkan paksa enam ton pupuk jenis urea.

Data yang diperoleh wartawan koran ini menyebutkan, penghadangan itu dilakukan sekitar pukul 09.00. Yakni, sesaat setelah truk pengangkut pupuk milik UD Indonesia Subur itu keluar dari gudang PUSRI di Desa/Kecamatan Sumberrejo. Rencananya, enam ton pupuk itu dikirim untuk operasi pasar di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem.

Massa menurunkan pupuk dengan paksa. Mereka kemudian menyerahkan uang Rp 60 ribu untuk setiap sak pupuk itu kepada sopir truk. Beberapa petugas kepolisian hanya mengawasi di sekitar lokasi.

Lukman, 32, sopir truk, membenarkan bahwa massa yang menjarah pupuk itu menyerahkan sejumlah uang kepada dirinya. Namun, dia menduga masih ada di antara orang yang membawa paksa pupuk dari truknya itu belum membayar. ”Sepertinya ada yang kelewatan, Mas,” tuturnya.

Hal itu dibenarkan komisaris UD Indonesia Subur Abu Naim. Menurut dia, akibat penjarahan itu pihaknya menderita kerugian lebih dari Rp 1 juta. Hal itu diduga lantaran tidak semua pelaku penjarahan membayar pupuk sesuai harga kepada sopir truk.

”Kemungkinan para penjarah itu tak hanya para petani yang memang butuh pupuk. Setelah dapat pupuk, mereka (yang bukan petani, Red) akan menjual lagi dengan harga yang lebih tinggi,” tutur Abu. Dia menyebut kelompok tertentu ikut menjarah pupuknya itu.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Bojonegoro AKP Temmy A. Rahman yang datang ke lokasi membenarkan adanya kejadian itu. Namun, dia menyangkal bahwa kejadian tersebut penjarahan. ”Kebanyakan mereka petani dari Kanor dan Balen. Dan saya lihat mereka membayar,” katanya.

Selanjutnya, kata Temmy, pihaknya menugaskan anggotanya untuk pengawalan agar distribusi pupuk lancar. Termasuk, mengawal truk untuk mengirim ulang pupuk ke Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem. (dim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: