Polwil Siapkan Helipad, Ada Tiga Alternatif Lokasi

Radar Bojonegoro, Sabtu, 01 November 2008
BOJONEGORO – Polwil Bojonegoro telah menyiapkan helipad untuk pendaratan helikopter jika memang jenazah terpidana mati kasus bom Bali I, yakni Amrozi dan adiknya, Ali Ghufron alias Mukhlas, dilewatkan jalur udara setelah dieksekusi.

”Lokasinya berada di sekitar tempat tinggal keluarga Amrozi di Tenggulun (Kecamatan Solokuro, Red), Lamongan,” kata Kapolwil Bojonegoro Kombes Noer Ali.

Informasi yang diperoleh Radar Bojonegoro menyebutkan ada tiga alternatif lokasi helipad. Yakni, di Desa Tebluru, Payaman, atau Bulubangsri. Semua di Kecamatan Solokuro. Dari ketiga lokasi itu, hanya yang di Desa Tebluru yang agak jauh dari pemukiman warga.

Terkait pengamanan, Kapolwil menyatakan bahwa saat ini beberapa personel dari polwil dan polres jajarannya, Polda Jatim, maupun Mabes Polri sudah berada di lokasi. Yakni, di Desa Tengulun, tempat kediaman keluarga Amrozi, dan sekitarnya. ”Yang jelas kita sudah siap siaga melakukan pengamanan,” tegasnya.

Dia menambahkan, personel yang diterjunkan di kawasan kediaman keluarga Amrozi adalah gabungan dari jajaran Polda Jatim dan Polwil Bojonegoro, terutama Polres Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. ”Yang jelas kami siap mengamankan kondisi di wilayah Polwil Bojonegoro,” katanya.

Meski membenarkan bahwa helipad yang mungkin akan dimanfaatkan untuk pendaratan heli pembawa jenazah Amrozi dan Mukhlas telah dipersiapkan, Noer Ali mengaku tidak tahu jadwal pelaksanaan eksekusi. Dia juga menolak menyebutkan tiga alternatif lokasi helipad itu. ”Yang jelas kami siap mengamankan, termasuk untuk pendaratan pesawat heli sudah dipersiapkan,” tandasnya.Sementara itu, Kepala Subbagian Operasional (Kasubbag) Polwil Bojonegoro AKBP Dwi Soepriyono menjelaskan, personel gabungan yang disiagakan menjelang pelaksanaan eksekusi Amrozi cs tak kurang dari 670 personel. Sebagian di antaranya, lanjut dia, diterjunkan di Desa Tenggulun dan sekitarnya dengan berpakaian preman.

”Selain memantau kemungkinan masuknya orang luar yang mencurigakan, termasuk dari kelompok Amrozi, juga memantau perkembangan yang terjadi di masyarakat,” imbuhnya.

Terkait situasi keamanan di Tenggulun dan sekitarnya dia menyatakan kondusif. Hal ini, lanjut dia, bisa dilihat dari sikap keluarga Amrozi dan warga di sekitarnya yang tidak banyak bereaksi menjelang pelaksanaan eksekusi.

Meski demikian, tambah dia, kewaspadaan tetap dilakukan personel gabungan Polwil Bojonegoro dan Polda Jatim sebagai langkah mengantisipasi kemungkinan yang terjadi. ”Anggota yang ada di markas juga disiagakan, selain personel yang ada di lapangan,” katanya. (ade)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: