Arsip untuk ‘Iptek’ Kategori

Permainan Menggunakan Gelombang Otak

Pemain harus menggerakkan bola dengan kekuatan gelombang otak.

Permainan Gelombang Otak

Permainan Gelombang Otak

VIVAnews – Mengasah kemampuan otak kita tak hanya dilakukan dengan cara belajar. Dengan bermain, kalian juga dapat mengasah imajinasi dan kreativitas.

Ada sebuah permainan unik yang diciptakan baru-baru ini. Permainan tersebut dinamakan Mattel Mind Flex dan Uncle Milton’s The Force Trainer. Yang menarik adalah untuk memainkannya kita harus menggunakan kekuatan otak, karena permainan ini digerakkan oleh gelombang otak.

Permainan itu dibuat oleh perusahaan mainan NeuroSky. Permainan Mind Flex terdiri atas bola dan alat khusus yang ditempel di kepala. Kita harus membuat bola bergerak dengan kekuatan gelombang otak. Pada kepala pemain akan dipasangkan semacam alat yang bisa menyalurkan gelombang otak dan bisa menggerakkan bola-bola itu.

“Permainan tersebut menggunakan teknologi electroencephalography (EEG). Yaitu teknologi untuk mengukur sinyal elektrik yang dipancarkan otak,” kata Jim Sullivan dari NeuroSky.

Sinyal tersebut akan meneruskan gelombang yang akan menggerakan bola-bola. Tiap orang memiliki kekuatan yang berbeda-beda dan bisa saja bola yang ada tidak bergerak jika perhatian orang yang memainkannya tidak fokus. Dengan pikiran yang fokus, sinyal otak akan memicu gerakan pada bola, jadi untuk memainkan permainan ini harus memiliki konsenterasi tinggi.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=105034271#post105034271

Bahan Bakar dari Cokelat

Cokelat yang lezat ternyata bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Cokelat

Cokelat

VIVAnews – Cokelat memang bahan makanan yang memiliki banyak manfaat, tidak hanya bisa diolah menjadi makanan dan minuman, limbahnya pun masih bisa digunakan. Limbah cokelat yang berasal dari pabrik pembuatan cokelat ternyata bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar kendaraan.

Para peneliti dari University of Warwick, Inggris, mengatakan limbah cokelat adalah salah satu bahan bakar alami tercepat. Bahan bakar cokelat itu terbuat dari limbah pabrik cokelat, minyak sayur dan serat tumbuhan.

Dengan bahan baku yang alami, para peneliti mengharapkan bisa menciptakan bahan bakar natural yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga membuat kendaraan mampu melaju dengan cepat.

Selain itu, mereka juga membuat mobil yang ramah lingkungan. Kemudi mobil terbuat dari wortel dan tumbuhan berakar. Tempat duduknya dari jerami dan rangka mobilnya terbuat dari serat tumbuhan.

Mobil tersebut akan diikutsertakan dalam pertandingan Formula 3. Mobil yang diberi nama WorldFirst Formula 3 Racing Car ini akan dipamerkan dalam European Grand Prix dan Britain’s Goodwood Festival of Speed di Inggris.

“WorldFirst Formula 3 Racing Car menunjukkan bahwa mobil yang berbahan bakar alami juga bisa melaju dengan cepat dan tidak menimbulkan banyak polusi,” kata James Meredith, kepala peneliti.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=105034437#post105034437

Satelit penyiaran indonesia siap diluncurkan

JAKARTA – Satelit Indostar II dipastikan akan meluncur pada pekan ini, tepatnya Sabtu 16 Mei 2009. Selain manajemen MNC Skyvision, Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) dipastikan akan menghadiri peluncuran ini. Kepastian kabar ini disampaikan Aria Mahendra Sinulingga, Corporate Secretary Indovision. Dia mengatakan persiapan peluncuran sudah sangat baik dan sejauh ini tidak menemui kendala apapun. “Boeing, perusahaan yang membuat satelit ini sudah menyusun dan mengirimkannya ke Baikonur. Sejauh ini persiapan Indostar sudah sangat matang untuk diluncurkan,” kata Aria ketika dihubungi okezone melalui telepon, Selasa (12/5/2009). Rencananya Indostar II akan meluncur dari stasiun luar angkasa milik Rusia, Baikonur di Kazakhstan, tepat pada pukul 07.58 WIB atau pukul 06.58 waktu Kazakhstan. Aria memberikan bocoran mengenai para pejabat yang akan hadir pada peluncuran ini. Mereka yang dipastikan akan hadir di antaranya adalah Dirjen SKDI Fredy Tulung, dua dekan perguruan tinggi dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), serta perwakilan MNC Skyvision sebagai pemilik satelit. Satelit Indostar II merupakan satu-satunya satelit yang dimiliki swasta di Indonesia dan merupakan satelit jenis S-Band terbesar di dunia. China memang sudah merencanakan untuk meluncurkan yang lebih besar, tapi sekarang masih dalam tahap pembuatan. Indostar II akan meluncur mengunakan Roket Brezze M yang dibuat oleh Khrunichev State Research di Moskow. Satelit buatan Boeing model BS 601 HP ini menyediakan layanan komunikasi dua arah dengan kecepatan tinggi untuk jasa internet, data, suara, video, dan multimedia yang dapat menjangkau Indonesia, India, Filipina, dan Taiwan. Indostar II/Protostar II yang akan menggantikan Indostar I ini terdiri dari 32 transponder, termasuk 10-transponder aktif dan 3 transponder cadangan yang berfungsi sebagai penguat gelombang frekuensi S-Band. Transponder S-Band ini menyediakan jasa layanan penyiaran langsung ke rumah-rumah atau Direct-To-Home (DTH) oleh PT MNC Sky Vision dengan kapasitas dua kali lebih banyak daripada Indostar I. Sedangkan transponder Indostar II yang menggunakan frekuensi Ku-Band, didesain untuk DTH dan layanan telekomunikasi untuk di India. Transponder Ku-Band lainnya digunakan untuk akses internet berkecepatan tinggi dan layanan telekomunikasi di Filipina, Taiwan, maupun Indonesia. Satelit BS 601 HP buatan Boeing ini menghasilkan penjualan terbaik di dunia untuk satelit komunikasi berukuran sedang. Boeing memiliki fasilitas untuk pembuatan, perakitan, penggabungan dan pengetesan satelit di atas komplek pabrik seluas satu juta kaki persegi di El Segundo, Amerika Serikat. Sebelumnya tim Boeing telah melakukan tes terhadap satelit tersebut, dan kemudian bergabung bekerja sama dengan tim Khrunichev, pabrik pembuat Proton M. Pada 30 April 2009, tim dari Roskosmos menyatukan satelit dan adaptor dengan Breeze-M. (srn)

sumber : http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/05/12/56/218952/dirjen-skdi-hadiri-peluncuran-indostar-ii

Kampung Hemat Energi Direalisasikan

Mojokerto – Menghemat energi bukan berarti mematikan lampu. Hemat energi adalah menggunakan lampu yang memang benar-benat hemat energi.

Marketing Communication Manager Consumer Lighting Philips Indonesia, Heru Gunadi, mengatakan hal itu saat merealisasikan program ‘Kampung Terang Hemat Energi’ di Dusun Sonosari, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Mojokerto.

“Dusun Sonosari adalah replikasi pertama program ini di Jawa Timur. Sebelunya kami sudah merealisasikannya di Gunung pancar, Jawa Barat,” ujar Heru di Balai Dusun Sonosari, Selasa (31/3/20098).

Heru lantas menambahkan bahwa selain Desa Canggu, program ini juga akan di realisasikan di 5 desa lain di Jatim yakni, Desa Pohsarang, Kediri, Desa Pejagalan, Bangkalan, Madura, Desa Rejosari, Bantur, Malang; Desa Triwung-Kademangan, Probolinggo dan Desa Bunusari, Jember. alasannya, kata Heru, 70 % warganya masih menggunakan lampu non hemat energi.

Untuk program ini, setiap desa digelontor 1.000 lampu hemat energi untuk 50-70 rumah, dengan perincian satu rumah mendapat 4 buah lampu hemat energi. Selain itu digelontorkan juga 100 lampu TL untuk penerangan jalan. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, lampu-lampu tersebut tidak diberikan secara gratis, tetapi diberikan untuk ditukar dengan lampu non hemat energi yang masih terpasang di rumah warga.

“Sebelumnya di Jawa Barat, lampu yang diberikan gratis disimpan menunggu lampu non hemat energinya mati. Bahkan ada yang menjualnya,” terang Heru.

Setelah program tersebut dicoba satu bulan di dusun Sonosari, Kepala Desa Canggu, Welly Wilyanto mengatakan bahwa dari 77 buah rumah yang menggunakan lampu hemat energi, didapat penghematan hingga 4,95 %. Program itu sendiri menurut Heru akan berlangsung hanya selama 3 bulan saja. Setelah itu terserah kepada warga apakah program yang terbukti mengurangi pengeluaran pembayaran listrik itu akan diteruskan atau tidak.

“Programnya tidak hanya kampung terang, tetapi juga hemat energi,” tandas Heru. (iwd/bdh)

Sumber : http://surabaya.detik.com/read/2009/03/31/205634/1108097/475/kampung-hemat-energi-direalisasikan

Kabar bagi pecinta rokok menthol…

Kebanyakan pencinta rokok pasti mengetahui kalau rasa menthol memberikan rasa berbeda ketika sedang merokok. Namun, sebuah penelitian membuktikan rokok menthol dua kali lebih berbahaya dari rokok biasa.

Penelitian yang melibatkan 1,700 orang perokok tersebut dilakukan oleh University of Medicine and Dentistry of New Jersey (UMDNJ). Hasilnya bisa ditebak rokok dengan sensasi menthol jauh lebih berbahaya. Pasalnya, rokok menthol membuat seseorang sulit berhenti ketimbang rokok biasa.

Penelitian menunjukkan kalau nikotin dan karbonmonoksida lebih banyak ditemukan di rokok menthol sehingga membuat penikmatnya susah berhenti.
Mereka sulit berhenti karena menthol membuat efek nikotin lebih mudah masuk.

para peneliti menolak keras keberadaan rokok menthol. Apalagi rokok ini termasuk paling digemari oleh anak muda dan para wanita. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri, rokok telah menjadi bagian gaya hidup dari kaum muda metropolis.

Industri menargetkan rokok menthol pada konsumen yang mempunyai dana terbatas seperti anak muda. Agar mereka terus ‘kecanduan’, meskipun menghisap dalam jumlah yang tidak banyak setiap harinya.

sumber : http://kaskus.us/showthread.php?t=1345575

Halaman Berikutnya »