Karnaval Budaya Kabupaten Bojonegoro, Penuh Kreatifitas

Pelaksanaan Karnaval Budaya Bojonegoro, yang dilangsungkan pagi (24/9) berjalan penuh kegembiraan, peserta karnaval yang diikuti oleh 24 peserta dari siswa SMP dan SMA,MA dan SMK ini, semua mengusung Budaya Bojonegoro, dimana masyarakat benar-benar disuguhi berbagai warna budaya yang ada di Kabupaten Bojonegoro, “ Masyarakat diharapkan bisa mengetahui berbagai macam budaya yang melekat erat di masyarakat Bojonegoro, dengan semangat ayo Bojonegoro, kita gali Budaya masyarakat Bojonegoro dengan Karnaval budaya,” Jelas Setyo Hartono Wakil Bupati Bojonegoro, usai melihat langsung karnaval Budaya di depan Pendopo.

Masyarakat Bojonegoro, benar-benar dibuat kagum oleh berbagai konseptor dari berbagai sekolah, dengan tampil beda siswa-siswi SMP dan SMA kali ini, bisa menunjukkan kreatifitas dan kemampuan yang elegan, bayangkan pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan karnaval selalu monoton dan tidak pernah ada perubahan, bahkan tema pun acak-acakan tapi dengan berbagai informasi yang terhimpun di Disparta, maka Konsep Karnaval tahun berbeda dengan mengusung Budaya Kabupaten Bojonegoro, maka warga bisa memahami, mengerti dan bisa nguri-nguri budaya sendiri, “ Wao, cantik sekali peserta ini, pakai batik jonegoroan dengan pola serta motifnya yang pas membuat dia lebih anggun,” Celetuk Ibu berpakaian PKK yang lihat  di  Jl. Mas Tumapel.

Ada yang beda pada tahun sebelumnya, kalau tahun ini pelaksanaan karnaval diawali pukul 10.00 wib dan tahun kemarin dimulai pukul 14.00 wib, hal ini juga membuat warga harus merancang kegiatannya untuk mendukung kegiatan karnaval Budaya tahun ini, seperti peserta dari SMP Negeri 5 Bojonegoro yang mengusung tema masyarakat suku Samin, SMP Negeri 7 tema yang digelar adalah Ki Kriyo Kusumo dari Kayangan Api, SMP Negeri 4 karnaval Budayanya dengan tema putri sulistyowati membakar diri, dan MTs Negeri 1 Bojonegoro menampilkan budaya Kerajaan Malowopati, serta SMP Negeri 1 dengan tema Batik Jonegoroan.

Sementara itu, siswa SMA Negeri 2 tidak mau kalah untuk menampilkan Karnaval Budaya tahun ini, dengan cerita Bajul putih yang melegenda berada di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk yang konon katanya hidup dibengawan solo. Menurut Cerita masyarakat di Desa Banjarsari selalu melarung sesaji di kedung Kundi, agar terhindar dari mara bahaya/musibah.

Sedangkan dari SMA Negeri Terpadu Bojonegoro, mengusung tema Kreativitas Khayangan Api sebanyak 60 siswi memperagakan penampilan busana ala Budaya Bojonegoro, dengan berbagai bahan yang bersal dari pelepah pisang, daun jati, kulit pohon jati dan bahan-bahan plastic. Namun penampilan siswa-siswi tersebut menambah elegan dan berwarna, sentuhan budaya kali ini lebih hidup dan semarak dengan alunan music dengan lirik Ayo Bojonegoro, Maiho seje-seje partene, masiho seje-seje agamane, ayo mbangun bojonegoro, sepenggal bait ini mengajak masyarakat Bojonegoro semua untuk membangun Bojonegoro.

Karnaval Budaya masih akan diselenggarakan besok Minggu (25/9) pukul 10.00 wib start dari Jl. Mas Tumapel dengan peserta yang ikut dari Umum dan Kecamatan. (Mbang/Kominfo)

Sumber : http://www.bojonegorokab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1447:karnaval-budaya-kabupaten-bojonegoro-penuh-kreatifitas

About these ads

One response to this post.

  1. Posted by Jojon on September 25, 2011 at 10:32 am

    hari ini yang umum bang

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: