Arsip untuk Mei, 2009|Halaman arsip bulanan
Facebook Halal Dalam Islam
Tidak ada larangan untuk menggunakan situs Facebook dalam Islam. Sebab, situs jaringan pertemanan tersebut berguna untuk kemajuan kemaslahatan.
“Situs facebook itu halal dan pelarangan menggunakan situs persahabatan itu bertentangan dengan hukum Islam, karena manusia diberi kreatifitas oleh Allah SWT untuk bisa memanfaatkan alam dan alat untuk kemajuan kemaslahatan,” kata dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Abdul Halim, di Bangka Belitung, Selasa (26/5).
Ia menjelaskan teknologi adalah sunatullah dan tidak ada yang bisa menghambatnya karena dia akan berjalan terus. Yang menjadi persoalan bukan alat layanan atau facebook tetapi orang yang memakai alat tersebut.
“Tidak ada larangan memakai facebook karena itu dihalalkan dan pelarangan atau pengharaman terhadap facebook dalam artian alat adalah bertentangan dengan ajaran Islam,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada sejumlah prinsip dalam agama yaitu harus bisa menjaga akal, tidak merusak agama, tidak merusak harta dan tidak merusak keturunan. “Jadi, semua untuk kemaslahatan dibolehkan dalam Islam, termasuk penggunaan situs faceebok. Yang tidak boleh adalah orang memanfaatkan alat itu untuk ke arah yang tidak baik,” imbuh Halim.
Ia menyatakan tidak setuju ada ulama melarang menggunakan situs facebook karena lebih besar manfaatnya ketimbang mudharatnya dan dalam agama mengajarkan segala sesuatu itu adalah boleh, kecuali ada dalil yang secara nyata mengharamkannya. “Pelarangan menggunakan situs facebook sebenarnya juga bertentangan juga dengan sejarah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan bagaimana memanfaatkan teknologi,” ungkapnya.
Menurut Halim, dampak negatif dari penggunaan situs facebook tidak mesti menjadi alasan untuk melarang situs itu dan menjadi tugas para ulama dan pemerintah mengarahkan alat itu menjadi sesuatu yang produktif. “Facebook adalah teknologi yang tidak bisa dihambat perkembangannya dan tidak melanggar syariat Islam. Facebook juga bisa menjadi media dakwah. Facebook itu harus dimanfaatkan ke arah yang positif sehingga facebook bisa menjadi dunia nyata yang mendatangkan banyak manfaat,” pungkasnya. [*/bar]
sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/05/27/110279/facebook-halal-dalam-islam/
Wah, Kiai Anjurkan Gunakan Facebook
Setelah melalui perdebatan panjang antar para santri dan kiai se Jawa-Madura, akhirnya diputuskan pengunaan situs jejaring pertemanan seperti Facebook dan Friendster, tidak haram. Malahan penggunaan jejaring sosial itu dianjurkan.
“Penggunaan facebook dan jejaring lainnya dengan sarana internet dan handphone (HP) tidak dilarang, bahkan dianjurkan, ” kata Kiai Abdul Manan, perumus soal hukum dari jejaring sosial, saat ditemui di Ponpes Al-Falah, Ploso, Mojo, Kamis (28/5).
Keputusan itu, imbuh Abdul Manan, diperoleh dari musyawarah yang berjalan sangat alot karena banyak sekali pendapat yang berbeda serta memakan waktu yang lama pula. “Memang segala keputusan itu selalu menuai pro dan kontra. Namun setelah kita bicarakan berulang-ulang, akhirnya menemukan kesepakatan bersama,” tandas Abdul Manan.
Ketika ditanya alasannya, Abdul Manan menunjukkan dalil dalam Al-Qur’an yaitu, surat Al-Hujurot ayat 13. Artinya, sebagai umat dibagi dalam 2 kelompok laki-laki dan perempuan, terpisah di berbegai daerah, lokal, antar negara dan suku, dianjurkan untuk saling mengenal.
“Namun, poin terakhir adalah segala sesuatu diukur dengan ketaqwaan dengan Allah, hubungan dia dengan Tuhannya. Jika penggunaan facebook, 3G, frienster, dan chatting itu untuk hal negatif dan melanggar syarak, tegas Abdul Manan, tentu saja dilarang,” tandas Abdul Manan. [beritajatim/bar]
sumber : http://www.inilah.com/berita/politik/2009/05/28/110877/wah-kiai-anjurkan-gunakan-facebook/
Satelit penyiaran indonesia siap diluncurkan
JAKARTA – Satelit Indostar II dipastikan akan meluncur pada pekan ini, tepatnya Sabtu 16 Mei 2009. Selain manajemen MNC Skyvision, Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) dipastikan akan menghadiri peluncuran ini. Kepastian kabar ini disampaikan Aria Mahendra Sinulingga, Corporate Secretary Indovision. Dia mengatakan persiapan peluncuran sudah sangat baik dan sejauh ini tidak menemui kendala apapun. “Boeing, perusahaan yang membuat satelit ini sudah menyusun dan mengirimkannya ke Baikonur. Sejauh ini persiapan Indostar sudah sangat matang untuk diluncurkan,” kata Aria ketika dihubungi okezone melalui telepon, Selasa (12/5/2009). Rencananya Indostar II akan meluncur dari stasiun luar angkasa milik Rusia, Baikonur di Kazakhstan, tepat pada pukul 07.58 WIB atau pukul 06.58 waktu Kazakhstan. Aria memberikan bocoran mengenai para pejabat yang akan hadir pada peluncuran ini. Mereka yang dipastikan akan hadir di antaranya adalah Dirjen SKDI Fredy Tulung, dua dekan perguruan tinggi dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), serta perwakilan MNC Skyvision sebagai pemilik satelit. Satelit Indostar II merupakan satu-satunya satelit yang dimiliki swasta di Indonesia dan merupakan satelit jenis S-Band terbesar di dunia. China memang sudah merencanakan untuk meluncurkan yang lebih besar, tapi sekarang masih dalam tahap pembuatan. Indostar II akan meluncur mengunakan Roket Brezze M yang dibuat oleh Khrunichev State Research di Moskow. Satelit buatan Boeing model BS 601 HP ini menyediakan layanan komunikasi dua arah dengan kecepatan tinggi untuk jasa internet, data, suara, video, dan multimedia yang dapat menjangkau Indonesia, India, Filipina, dan Taiwan. Indostar II/Protostar II yang akan menggantikan Indostar I ini terdiri dari 32 transponder, termasuk 10-transponder aktif dan 3 transponder cadangan yang berfungsi sebagai penguat gelombang frekuensi S-Band. Transponder S-Band ini menyediakan jasa layanan penyiaran langsung ke rumah-rumah atau Direct-To-Home (DTH) oleh PT MNC Sky Vision dengan kapasitas dua kali lebih banyak daripada Indostar I. Sedangkan transponder Indostar II yang menggunakan frekuensi Ku-Band, didesain untuk DTH dan layanan telekomunikasi untuk di India. Transponder Ku-Band lainnya digunakan untuk akses internet berkecepatan tinggi dan layanan telekomunikasi di Filipina, Taiwan, maupun Indonesia. Satelit BS 601 HP buatan Boeing ini menghasilkan penjualan terbaik di dunia untuk satelit komunikasi berukuran sedang. Boeing memiliki fasilitas untuk pembuatan, perakitan, penggabungan dan pengetesan satelit di atas komplek pabrik seluas satu juta kaki persegi di El Segundo, Amerika Serikat. Sebelumnya tim Boeing telah melakukan tes terhadap satelit tersebut, dan kemudian bergabung bekerja sama dengan tim Khrunichev, pabrik pembuat Proton M. Pada 30 April 2009, tim dari Roskosmos menyatukan satelit dan adaptor dengan Breeze-M. (srn)
sumber : http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/05/12/56/218952/dirjen-skdi-hadiri-peluncuran-indostar-ii
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar