Sains dalam Al-Quran yang membuktikan bahwa alam semesta ciptaan Allah semata!!





Al-Quran sudah muncul dari dahulu kala… Saking lengkapnya, bahkan ilmu Sains yang dibuktikan dalam +/- 100 tahun lalu ternyata sudah tertulis dalam Al-Quran…
Misal Teori Big Bang yang dikemukakan Hubble pada tahun 1927, ada di dalam Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w pada sekitar tahun 600 Masihi lalu dan didalamnya terdapat ayat-ayat yang membuktikan bahwa ALLAH SWT menciptakan alam semesta.

Ada banyak Ayat Quran yang menjelaskan tentang terciptanya alam semesta yaitu:

================================================== ===
1.PERISTIWA BIG BANG
Surat Al-Anbiya ayat 30

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya LANGIT dan BUMI itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian KAMI PISAHKAN KEDUANYA. Dan dari air Kami jadikan segalasesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

http://www.space-art.co.uk/images/artwork/formations/Big-Bang.jpg

================================================== ==
2.ALAM SEMESTA SEDANG BERKEMBANG SELEPAS BIG BANG:
Surat Az-Zariyat 51: 47

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan(Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar MELUASKANNYA

sumber : http://www.geocities.com/modal_insan/kosmologi.html

================================================== ==
3.KEJADIAN DALAM 6 MASA:
Surat As-Sajdah 32:4

Allah-lah yang menciptakan langit dan bumidan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa,kemudian Dia bersemayam di atas `arsy. Tidak ada bagikamu selain daripada-Nya seorang penolong pun dantidak (pula) seorang pemberi syafa`at. Maka apakahkamu tidak memperhatikan

6 MASA TERSEBUT ADALAH:

1. Ledakan Big Bang
2 Kewujdan Nukleus
3 Kelahiran Atom
4 Terwujudnya Asap,Galaksi,Bintang
5 tercantumnya galaksi,big hole, dan terhasilnya supernovae
6 Kejadian bumi dan bermulanya hidupan

================================================== ==
4.NEBULA ROS
Nebula itu apa?
Nebula adalah awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma.
Rujuk http://en.wikipedia.org/wiki/Nebulae untuk maklumat
lanjut

Nebula dalam Quran:
Surat Ar- Rahman 55:37

Maka apabila langit TERBELAH dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak

http://www.brera.mi.astro.it/apod/image/catseye_hst.jpg

Video => http://www.youtube.com/watch?v=EAwlo…eature=related
================================================== ==
5.MATAHARI MENGHASILKAN CAHAYA, BULAN MEMANTULKAN CAHAYA MATAHARI

Surat An-Nabak 78:13
dan Kami jadikan pelita yang amat terang(matahari) (Arab: sirajan wahhaja)

Surat An-Nuh 71:15-16
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat

Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai CAHAYA (Arab: nur) dan menjadikan matahari sebagai pelita (siraj)

Sirajan wahhaja bermaksud pelita yang membakar,menyala terang…manakala nUR bermksud bercahaya

Ayat ini menunjukkan Matahari sebagai pelita yang menyala manakala Bulan sebagai cahaya….

Maha Suci Allah, ayat ini menjelaskan bahawa Matahari menghasilkan cahaya manakala Bulan hanya memantulkan cahaya dari Matahari.

================================================== ==
6.ORBIT DALAM QURAN
Surat Al-Anbiyak 21:33
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam GARIS EDARNYA.

Bukankah ilmu pengetahuan moden baru menemukan bahawa matahari sebagai pusat peredaran seperti yang baru ditemukan Copernicus pada sekitar abad ke-15??http://www.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif

Tanda yang tersendiri, yang menunjukkan kekuasaan Allah s.w.t di dalam ayat tersebut adalah perjalanan matahari pada orbitnya sehingga ke penghujung pusingannya. Pusingan tersebut adalah satu ketentuan dan ketetapan daripada Allah yang Maha Kuasa lagi Maha Menguasai bagi setiap sesuatu.

Terdapat dua pendapat ulama tafsir yang mentafsirkan maksud orbit, yaitu suatu tempat yang berada di bawah Arasy yang hampir dengan bumi pada suatu arah di mana kedudukan matahari dan sekalian makhluk masih tetap berada di bawah Arasy.

Kedua, tahap akhir perjalanannya, iaitu hari kiamat. Ini telah dibuktikan oleh ahli astronomi bahawa terdapat pertambahan putaran matahari secara jelas di tengah-tengah bintang disebabkan pusingan bumi di sekeliling matahari setahun sekali.

Bagi matahari, terdapat dua pergerakan yang lain, iaitu pusingan di atas paksi dan pusingan beserta dengan pengiringan planet-planet yang bergerak di sekitar sistem solar dan galaksi dengan kecepatan yang amat tinggi.

‘Mustaqir’ pada pandangan ulama yang pertama adalah merupakan paksi yang tetap, manakala ulama yang kedua berpendapat ia merupakan pergerakan sistem solar bersama-sama kumpulan planetnya (Tafsir al-Munir, jld. 23, hlm. 15-17).

Kemudian hal tersebut dipersetujui oleh Albert Einstein untuk menggugurkan teori yang dikemukakan Plato (teori bumi sebagai pusat peredaran). Dan bukankah setiap benda bergerak menurut garis edarnya, seperti halnya malaikat yang mengelilingi Arasy Allah s.w.t, elektron mengelilingi inti atom, dan manusia melakukan tawaff mengelilingi Kaabah?

Seperti yang diketahui, arah kiblat menggunakan posisi matahari yang ‘beristiwa’ (transit) di atas (zenith) Kaabah atau Masjidil Haram. Fenomena ini berlaku apabila matahari dalam terbit dan terbenamnya mengikut rutin hariannya, mengalami tengah hari (disebut istiwa/transit) tepat atau hampir tepat pada titik zenith (dengan kata lain, berada betul-betul di atas Masjidil Haram atau Kaabah. Peristiwa ini hanya berlaku dua kali setahun, iaitu pada 28 Mei, dan 16 Julai setiap tahun. Sekalipun terdapat pandangan mengenai tahun lompat dan sebagainya, sebagai suatu kaedah rujukan bayang, selisih yang wujud adalah kecil, justeru nilai atau tarikh di atas boleh digunakan setiap tahun.

Semasa peristiwa ini berlaku, matahari seolah-olah menjadi puncak tiang yang didirikan di atas Kaabah, yang mana ia dapat disaksikan dari setiap pelosok bumi yang masih mengalami siang ketika itu (dengan kata lain, masih nampak matahari). Ini membolehkan matahari ketika itu, menjadi petunjuk di mana arah Kaabah dengan tepat.

Arasy : Singgasana Allah…

================================================== ==
7. PEMBATAS AIR ASIN DAN AIR TAWAR
Surat al-Furqan ayat 53 : “Dan, Dialah yang menciptakan dua laut mengalir (berdampingan) yang satu tawar lagi segar dan yang lainnya masin lagi pahit. Dan Dia jadikan antara kedua-duanya dinding dan batas yang menghalanginya.”

Kita semua tentu ingat sebuah dokumentari (Discovery) di sebuah saluran televisi swasta yang mengisahkan tentang kehidupan laut. Mr. Costeau dalam penjelajahan di lautan, menemukan fenomena yang sangat ganjil, yaitu adanya air tawar di tengah lautan yang tidak bercampur dengan air laut yang masin seolah-olah terdapat dinding yang membatasinya.

Sebagai penjelajah laut, Costeau sangat terkejut. Bagaimanapun, bagi umat Islam yang mengetahui, penemuan ini tidak begitu mengejutkan. karena sudah tertuang di Surat al-Furqan ayat 53.

================================================== ==

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=965353

About these ads

4 responses to this post.

  1. Posted by akmalmujadeen on Juli 28, 2008 at 11:19 am

    Allahu Akbar!!!!!!!

    Balas

  2. Posted by nurul amni on Juni 19, 2009 at 6:12 pm

    takbir!!! allahuakbar!!

    Balas

  3. maha suci Allah yang menjadikan kita dan seluruh alam

    Balas

  4. Subhanallah, Allah maha kuasa atasegala sesuatu karena semua dalam kekuasaanNya

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: